Connect
To Top

Kantor Dewan Disemprot Disinfektan, Ruang Publik Kapan?

Positif Corona di Kepri Sudah 3 Orang

Oleh Fara Verwey 

DI ANTARA pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) adalah penyemprotan disinfektan. Cairan ini dapat membunuh kemungkinan virus yang bertinggal di benda mati. Dan atas alasan itu, penyemprotan disinfektan digalakkan di sejumlah tempat sejak beberapa waktu terakhir. 

Di Tanjungpinang, beberapa angkot sudah disemprot. Kamis (19/3) tadi, giliran Kantor DPRD Kepri yang mendapat giliran. Beberapa petugas penyemprot dikerahkan ke pulau Dompak dan menyisir ruangan-ruangan yang ada. 

Adapun ruang yang disemprot disinfektan antara lain, ruang ketua DPRD dan wakilnya, ruang komisi, fraksi, paripurna hingga ruangan staf. Tak lupa, toilet, dapur dan ruang satpol ikut disterilisisasi. Sementara itu, mulai kemarin turut diberlakukan satu akses pintu masuk ke gedung DPRD. Juga tidak kalah penting, telah disediakan penyanitasi tangan dan siapapun yang datang wajib memeriksa suhu badannya.

“Kami ingin gedung DPRD ini bersih dari corona, maka itu kami sterilkan,” kata Kabag Umum dan Humas Pemprov Kepri, Isnaini Bayu Wibowo. 

Penyemprotan cairan disinfektan ini juga dalam persiapan kembalinya ke kantor seluruh anggota dewan usai menjalani reses pada Senin (23/3) mendatang. 

“Itu instruksi bapak ketua dewan,” tambah Sekretaris DPRD Kepri, Hamidi. 

Semoga dengan kesehatan yang terjamin bagi bapak-ibu anggota dewan yang terhormat itu, bisa menghasilkan kinerja optimal yang direalisasikan untuk masyarakat lebih luas dalam masa pandemi hari-hari ini. Sebab pencegahan penyebaran virus corona juga hak siapa saja, tanpa terkecuali. 

Di Kepri, Tiga Orang Positif COVID-19

Pada Kamis (19/3) ini, Dinas Kesehatan Kepri mengonfirmasi penambahan dua kasus positif COVID-19 yang tersebar di kota Batam dan kabupaten Karimun. Penambahan ini menjadikan total kasus positif menjadi tiga orang, setelah sebelumnya ditetapkan satu kasus positif di Tanjungpinang. 

Adapun jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang ada di Kepri per 19 Maret mencapai 144 orang dengan rincian di Batam sebanyak 70 orang (60 di antaranya sudah diambil sampel dan diperiksa), di Tanjungpinang 48 orang, di Bintan 7 orang, di Karimun 17 orang, di Anambas 5 orang. Untuk di dua kabupaten terakhir, setiap ODP sedang menjalani karantina di rumah. 

Sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kepri per 19 Maret sudah mencapai 42 orang. [] 

More in Kabar Kita