Connect
To Top

Dari Festival, Lomba, sampai MTQ, Semuanya Ditunda

Dampak Pandemi Corona di Wilayah Kepri

Oleh Fara Verwey

SATU per satu semua kegiatan di Tanjungpinang dan Bintan yang berpotensi menimbulkan kerumunan ditunda. Mulai dari Festival Pulau Penyengat Tanjungpinang, lomba balap sepeda Tour de Bintan, hingga yang terbaru adalah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Semula, MTQ yang menghadirkan kafilah dari seluruh kabupaten/kota ini akan dilaksanakan pada 11-17 April 2020 mendatang. Namun, pandemi corona membuat Pemprov Kepri tidak punya banyak pilihan.

“Dari hasil rapat Pemprov Kepri, MTQ diundur hingga 13-19 Juni 2020 atau seusai Hari Raya Idul Fitri,” kata Kepala Biro Kesra Pemprov Kepri, Aiyub, Selasa (17/3).

Keputusan penundaan ini juga sejalan dengan surat edaran Gubernur Kepulauan Riau Nomor 120/443.1/HPP-SET/2020, tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus disease-19 (Covid-19).

“Pada poin ke-3 yang menyatakan menunda, dan membatasi kegiatan-kegiatan OPD yang sifatnya mengumpulkan orang banyak,” jelasnya.

Akibat penundaan ini, pihaknya dalam waktu dekat juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama RI. Karena, awalnya MTQ Kepri 2020 akan dibuka secara langsung oleh Menteri Agama. “Kami akan atur jadwal lagi dengan Pak Menteri,” bebernya.

Penundaan MTQ ini juga ikut menunda keinginan masyarakat Tanjungpinang melihat lahan reklamasi proyek Gurindam 12 difungsikan untuk kali pertama. Sementara hingga kini, penyelesaian pengerjaan sejumlah rangka bazar di sana tetap masih terus dikerjakan. []

More in Kabar Kita