Connect
To Top

Melihat Orang Laut dalam Lensa

Pameran Tunggal Riduan Tawaqqal

Oleh Fara Verwey 

WAKTU saya masih SD, almarhum Opa pernah bercerita tentang sekelompok manusia yang tidak punya rumah di darat. Mereka, kata Opa, tinggal di sampan. Melakukan segala aktivitasnya dari sampan. “Jangankan tidur, mereka masak pun di sampan,” kisah Opa. 

Namanya Suku Laut. Mereka, kata Opa, berada di Lingga dan sekali-sekala pernah terlihat di Tanjungpinang. Perjalanan itu ditempuh dengan sampan tradisional tanpa mesin motor di buritan. Panduan mereka berlayar adalah angin di siang hari dan bintang saat malam datang. 

Saya membayangkan mereka adalah sekumpulan manusia sakti. Opa tidak menyanggah. Konon, kata Opa, mereka mampu memanggil ikan untuk datang sebelum ditombak. “Biasanya mereka bawa burung bayan juga, itu juga bukan sembarang burung biasa karena mereka bisa berkomunikasi dengannya,” kisahnya. 

Begitulah kesan pertama saya tentang Suku Laut. Ketika dewasa, saya jadi tahu apa yang dulu pernah Opa ceritakan bukan omong kosong. Setiap ada liputan tentang Suku Laut, saya tak pernah melewatkannya. Apalagi jikalau ada fotografer yang mampu merekam aktivitas mereka. Jempol saya tak pernah ragu untuk menekan tombol hati di Instagram. 

Kata rekan-rekan fotografer, bukan hal yang mudah bisa mengabadikan potret Suku Laut. “Mereka tidak menerima sembarang orang untuk mendekat,” begitu yang pernah saya dengar. 

Kendati begitu, selalu ada pengecualian. Dan pengecualian itu bernama Bang Iwan. Fotografer bernama panjang Riduan Tawaqqal ini berhasil merekam aktivitas Suku Laut. Beberapa di antaranya pernah diunggah di akun Instagramnya: @one_moto.

Sepintas dari yang terpampang di situ, saya bisa merasakan seberapa dekat Bang Iwan dengan subyek yang difotonya. Tak heran bila kemudian dia bisa mengabadikan momen seorang bocah suku laut sedang kongkow di sampan bersama anjingnya.

Foto karya Riduan Tawaqqal.

Itu baru satu foto. Sementara pada 25-29 Maret 2020 nanti di Auditorium Lobby, Bintan Lagoon Resort, Lagoi, akan dipamerkan 20 foto Suku Laut karya Riduan Tawaqqal dalam tajuk Daily Life Orang Laut. 

Tidak semua dari kita pernah melihat langsung Suku Laut dan aktivitasnya. Namun, dari karya-karya foto yang akan dipamerkan Bang Iwan, kita bisa melihat keseharian Suku Laut lebih dekat, tradisinya dan kegiatan kesehariannya. Sebuah kesempatan yang terlalu sayang dilewatkan. []

More in Kabar Kita